Central Omega Resources

Central Omega Resources Dapat Fasilitas Kredit Rp245 Miliar untuk Anak Usaha

Central Omega Resources Dapat Fasilitas Kredit Rp245 Miliar untuk Anak Usaha
Central Omega Resources Dapat Fasilitas Kredit Rp245 Miliar untuk Anak Usaha

JAKARTA - PT Central Omega Resources Tbk (DKFT) melaporkan anak usahanya, PT Mega Buana Resources (MBR), memperoleh fasilitas kredit dari PT Bank China Construction Bank Indonesia senilai Rp245 miliar. Langkah ini menjadi bagian dari persiapan MBR untuk memulai operasional pada tahun 2026.

Manajemen DKFT menjelaskan dalam keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia bahwa fasilitas kredit diperlukan untuk memenuhi kebutuhan modal kerja. Dengan dukungan dana ini, MBR dapat memulai kegiatan bisnis secara lancar sesuai rencana operasional tahun depan.

Permohonan fasilitas kredit diajukan untuk memastikan keberlangsungan operasional perusahaan. Dana yang diperoleh diharapkan mampu menutup berbagai kebutuhan modal kerja yang mendesak.

Keputusan DKFT untuk mendukung anak usaha melalui fasilitas kredit mencerminkan strategi perusahaan dalam memperkuat ekspansi bisnis. Hal ini sekaligus menunjukkan perhatian manajemen terhadap pertumbuhan anak usaha yang akan beroperasi tahun ini.

Perjanjian Kredit dan Mekanisme Jaminan

Pada 30 Desember 2025, MBR menandatangani Perjanjian Kredit dengan Bank China Construction Bank Indonesia. Nilai fasilitas kredit yang disepakati mencapai Rp245 miliar, sesuai kebutuhan modal kerja anak usaha.

"Utang yang timbul berdasarkan fasilitas kredit dijamin dengan aset yang dimiliki oleh DKFT yang diberikan kepada bank berupa deposito kepada bank," ungkap manajemen DKFT dalam keterbukaan informasi, Selasa, 6 Januari 2026.

Jenis fasilitas kredit yang diberikan adalah demand loan atau fasilitas langsung. Jangka waktu kredit ini hanya tiga bulan sejak tanggal akad, sehingga diharapkan pelunasan berjalan cepat dan efisien.

Suku bunga fasilitas kredit ditetapkan dengan spread 0,5% per tahun dari suku bunga yang dijaminkan. Skema ini memberi kepastian biaya pembiayaan bagi anak usaha dan memastikan transparansi perhitungan bunga selama fasilitas berjalan.

Jaminan Deposito dan Keamanan Kredit

Jaminan yang diberikan atas fasilitas kredit berupa deposito berjangka milik DKFT. Deposito ini harus diblokir selama fasilitas kredit berjalan sehingga tidak bisa dicairkan sebelum pelunasan.

Instrumen jaminan ini memastikan bank memiliki kepastian terhadap pembayaran fasilitas kredit. Dengan adanya jaminan, risiko kredit dapat diminimalkan dan hubungan antara MBR dan bank berjalan lancar.

Manajemen DKFT menegaskan bahwa langkah ini bagian dari strategi pengelolaan risiko keuangan perusahaan. Deposito berjangka yang diblokir menjadi instrumen aman bagi bank sekaligus mendukung transparansi transaksi.

Pemanfaatan deposito sebagai jaminan juga memungkinkan DKFT menjaga fleksibilitas keuangan internal. Perusahaan tetap memiliki kontrol atas aset dan modal kerja selama fasilitas kredit berjalan.

Strategi Ekspansi dan Proyeksi Operasional

Dengan dukungan fasilitas kredit ini, MBR siap memulai operasional pada 2026. Dana yang diperoleh akan diprioritaskan untuk modal kerja, pembelian peralatan, dan persiapan fasilitas produksi.

Langkah ini menjadi tanda bahwa DKFT fokus pada pertumbuhan anak usaha melalui dukungan finansial yang tepat. Selain modal kerja, ketersediaan fasilitas kredit memberi kepastian bagi kelancaran operasional MBR di awal kegiatan bisnis.

Fasilitas kredit ini juga menjadi bagian dari strategi ekspansi jangka pendek dan menengah perusahaan. Dengan pendanaan yang cukup, MBR dapat memenuhi target produksi dan operasional sesuai rencana manajemen.

Proyeksi ini diharapkan mendukung pertumbuhan pendapatan dan meningkatkan daya saing anak usaha di pasar. Dana kredit menjadi salah satu pilar penting agar ekspansi bisnis dapat berjalan sesuai rencana tanpa hambatan finansial.

Manajemen DKFT menyebut bahwa dukungan keuangan yang strategis merupakan upaya untuk mengoptimalkan potensi anak usaha. Dengan fasilitas kredit, perusahaan bisa meminimalkan risiko likuiditas dan memastikan operasional berjalan stabil.

Keberhasilan MBR memanfaatkan fasilitas kredit menjadi indikator kesiapan perusahaan dalam menghadapi tahun operasional pertama. Strategi ini diharapkan membawa anak usaha menuju pertumbuhan yang berkelanjutan.

Dengan rencana operasional yang jelas dan dukungan finansial, MBR dapat memulai tahun 2026 dengan pondasi keuangan yang kuat. Hal ini menunjukkan keseriusan DKFT dalam mengelola ekspansi dan pengembangan anak usaha.

Dukungan fasilitas kredit Rp245 miliar dari Bank China Construction Bank Indonesia menjadi langkah strategis DKFT dalam memperkuat anak usaha. Skema jaminan, suku bunga, dan mekanisme kredit dibuat transparan untuk mendukung kelancaran operasional.

Perusahaan menekankan bahwa modal kerja yang diperoleh akan digunakan secara efisien untuk mendukung kegiatan operasional MBR. Dengan demikian, fasilitas kredit menjadi salah satu fondasi penting dalam strategi pertumbuhan anak usaha.

Fasilitas ini sekaligus mencerminkan keyakinan DKFT pada potensi MBR untuk berkembang di tahun pertama operasional. Dukungan finansial ini juga menjadi sinyal positif bagi investor terkait kesiapan perusahaan menghadapi tantangan bisnis tahun 2026.

Strategi pengelolaan risiko, jaminan deposito, dan dukungan modal kerja yang tepat menunjukkan manajemen DKFT fokus pada pertumbuhan berkelanjutan. Dengan pondasi yang kuat, MBR diharapkan dapat memberikan kontribusi optimal terhadap kinerja DKFT.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index