JAKARTA - Apresiasi negara terhadap atlet berprestasi kembali ditegaskan Presiden Prabowo Subianto. Dalam sebuah seremoni penghargaan di Istana Negara, Presiden tidak hanya memberikan ucapan terima kasih, tetapi juga mengeluarkan instruksi langsung kepada Panglima TNI.
Atlet-atlet berlatar belakang militer yang berhasil mengharumkan nama Indonesia di SEA Games 2025 diminta mendapatkan kenaikan pangkat sebagai bentuk penghormatan atas perjuangan dan dedikasi mereka.
Arahan tersebut disampaikan Prabowo kepada Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto dalam acara yang berlangsung di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, 8 Januari 2026.
Momen itu menjadi simbol pengakuan negara bahwa prestasi olahraga, khususnya di level internasional, memiliki nilai strategis dan kehormatan yang setara dengan pengabdian lainnya.
Apresiasi Presiden Untuk Atlet TNI
Dalam sambutannya, Prabowo menyoroti kontribusi para atlet dari lingkungan TNI yang tampil membanggakan di ajang SEA Games 2025. Ia secara khusus menanyakan kehadiran atlet berkuda dari cabang eventing beregu yang berhasil menyumbangkan medali perak untuk kontingen Indonesia. Diketahui, tiga prajurit TNI Angkatan Darat menjadi bagian penting dalam raihan tersebut.
“Di sini ada atlet kuda, ada atlet kuda? Hadir enggak? Yang eventing ada? Eventing kalau enggak salah yang dari tentara berapa orang? Satu, tiga orang. Terima kasih. Panglima TNI sudah naik pangkat mereka? Jadi perwira,” kata Prabowo.
Pernyataan itu menegaskan bahwa prestasi di arena olahraga internasional tidak dipandang sebagai pencapaian biasa. Presiden secara langsung meminta Panglima TNI memastikan para atlet tersebut mendapatkan kenaikan pangkat sebagai bentuk penghargaan institusional.
Kisah Perjuangan Atlet Berkuda Eventing
Prabowo kemudian mengungkapkan kisah yang membekas dalam ingatannya terkait salah satu atlet berkuda nomor eventing beregu. Atlet tersebut diketahui mengalami kecelakaan serius saat bertanding. Ia terkena tendangan kuda hingga mengalami kerusakan pada tulang rusuknya, namun tetap memilih melanjutkan perlombaan.
“Jadi dia bertanding dengan memegang tulang rusuknya haha dan tidak, tidak mau menyerah, masuk finis. Setelah masuk finis, langsung pingsan,” ujar Prabowo.
Menurut Presiden, semangat pantang menyerah yang ditunjukkan atlet tersebut merupakan cerminan nilai juang yang patut dihargai oleh negara. Ia pun kembali menegaskan kepada Panglima TNI agar para atlet tersebut mendapatkan pendidikan lanjutan sebagai perwira.
“Saya kira ini adalah semangat yang kita patut hargai. Saya terima kasih Panglima TNI, Panglima TNI langsung disekolahkan untuk jadi perwira ya,” lanjut Prabowo.
Kisah ini menjadi contoh nyata bahwa perjuangan atlet tidak hanya diukur dari medali, tetapi juga dari keberanian dan pengorbanan yang mereka tunjukkan di lapangan.
Prestasi Gemilang Rizki Juniansyah
Selain atlet berkuda, Prabowo juga menyampaikan apresiasi khusus kepada lifter putra Rizki Juniansyah. Atlet angkat besi berpangkat Letnan Dua Laut (E) itu sukses meraih medali emas bagi Indonesia dalam kategori angkat besi kelas 79 kilogram. Prestasi tersebut semakin istimewa karena Rizki juga memecahkan rekor dunia pribadinya.
Penampilan Rizki tidak hanya memastikan posisi tertinggi di podium, tetapi juga mencatatkan total angkatan 365 kilogram. Ia memecahkan rekor dunia pribadinya pada angkatan clean and jerk 205 kilogram, jauh mengungguli para pesaing dari Malaysia dan Thailand.
“Saya juga terima kasih atlet kita juga ada yang memecahkan rekor dunia, ya? Saudara Rizki mana? Rizki Juniansyah. Saudara Rizki ini waktu olimpiade medali emas. Karena olimpiade medali emas, direkrut ke dalam TNI dengan pangkat letnan dua,” kata Prabowo.
Prestasi konsisten Rizki di berbagai ajang internasional menunjukkan bahwa pembinaan atlet di lingkungan militer mampu melahirkan talenta kelas dunia.
Kenaikan Pangkat Sebagai Bentuk Penghormatan Negara
Prabowo kemudian mengungkapkan bahwa atas prestasi Rizki di SEA Games 2025, Panglima TNI telah mengambil langkah tegas dengan memberikan kenaikan pangkat istimewa. Rizki yang sebelumnya berpangkat Letnan Dua langsung dinaikkan dua tingkat menjadi Kapten.
“Di SEA Games dapat medali emas lagi dan pecahkan rekor dunia. Jadi saya dapat laporan, Panglima TNI dengan gagah menaikkan pangkat atlet ini dua tingkat. Jadi dari letnan dua langsung kapten. Karena anda mengangkat nama kehormatan bangsa Indonesia di kancah dunia. Terima kasih penghormatanmu,” lanjutnya.
Arahan Presiden ini menegaskan komitmen pemerintah dalam memberikan penghargaan konkret kepada atlet berprestasi, khususnya mereka yang juga mengemban tugas sebagai prajurit TNI.
Kenaikan pangkat bukan sekadar simbol, melainkan pengakuan atas dedikasi, pengorbanan, dan kontribusi mereka dalam membawa nama Indonesia di tingkat regional maupun global.